Proses Pembuatan Kain Katun
Di kehidupan kita sehari-hari, kita tidak akan lepas dari yang namanya pakaian. Nah salah satu bahan untuk membuat pakaian yaitu kain katun. Kalian sudah tau proses pembuatan kain katun? Pastinya belum dong. Ada 11 tahap untuk membuat kain katun. Ayuk simak tahap-tahap proses pembuatan kain katun baresama.
1. Pertama-tama awal proses pembuatan kain katun diawali dengan pemetikan buah kapas yang sudah matang. Pada proses pemetikan bisa dilakukan secara manual maupun menggunakan mesin.
- Kelebihan dari memetik secara manual maka bisa memilih kapas mana yang sudah matang atau
belum.
- Sedangkan menggunakan mesin maka tidak bisa memilih buah kapas mana yang sudah matang
maupun belum matang.
2. Jika sudah selesai dipanen maka kapas selanjutnya dipisahkan dari bijinya. Proses pemisahan ini dikenal dengan nama proses Gaining. Untuk proses ini kapas yang sudah dikumpulkan kemudian dimasukan kedalam tabung untuk dimasukan kedalam mesin pengering supaya kelembaban kapas dapat berkurang. Kapas yang bagus merupakan kapas yang memiliki tingkat kelembaban rendah. Nah maksud dari tahap ini adalah jika kapas yang masih bercampur dengan daun maupun tangkai maka akan dipisahkan atau dibersihkan.
3. Sesudah melewati proses pemisahan, kapas selanjutnya akan dipadatkan menjadi bal-bal kapas kemidian akan digunakan saat pemintalan. Bal kapas yang masuk pada gudang penyimpanan kapas harus dicatat merek maupun beratnya dan disusun sesuai dengan brand atau merek masing masing.
4. Bal kapas yang hendak diproses ke proses selanjutnya akan dimasukan kedalam mesin pemetik atau picker. Kapas- kapas yang padat akan dilonggarkan terlebih dahulu dengan tongkat pemukul agar serat-serat kapas bisa lebih halus atau lembut.
5. Lanjut keproses carding. Di proses ini jenis serat yang beradadapat disatukan untuk menghasilkan tekstur kain yang diinginkan.
6. Proses combing merupakan proses untuk memisahkan serat-serat yang lebih pendek. Tujuan utamanya adalah dari proses combing ini adalah agar benang yang dihasilkan nantinya bisa lebih kuat.
7. Masuk ke proses selanjutnya merupakan penarikan atau drawing. Pada tahap ini kapas yang berbentuk untaian akan digabungkan menjadi untaian (roving) serat kapas yang tebal.
8. Jika benang dari kapas sudah jadi maka tahap selanjutnya dilakukan proses soft winder/ penggulungan benang yang di sertai proses pencelupan benang (diwarnai).
9. Benang yang sudah berwarna selanjutnya siap untuk ditenun atau dipital, proses ini dinamakan dengan weaving. Proses diawali dengan mempersiapkan benang dalam seksi persiapan hingga terbentuk anyaman benang yang sudah siap masuk mesin tenun.
10. Lalu berlanjut keproses selanjutnya yaitu proses shiage. Proses ini adalah bagian dari proses pemeriksaan setelah kain ditenun dengan sempurna. Tujuannya agar menentukan grade dari tiap kain-kain yang dihasilkan.
11. Langkah terakhir adalah proses finishing. Fonishing bisa dengan scouring, bleaching & mercerized.
Nah di atas tadi adalah proses atau tahap-tahap pembuatan kain katun.
Komentar
Posting Komentar